![]() |
| Add caption |
*courtesy of PelitaHidup.com
Kenyataan ini seharusnya tidak perlu mengejutkan kita. Alkitab dengan jelas menyebutkan dalam ayat di atas bahwa tidak mengelola keuangan dengan bijak adalah sebuah kebodohan. Dan jika kita mengelola keuangan kita dengan sembarangan, maka hasilnya akan sangat buruk bagi kehidupan kita.
Seringkali, budaya konsumerisme yang berkembang dalam masyarakat kita meyakinkan kita untuk membeli sesuatu sekarang dan membayar belakangan. Karenanya, banyak diantara kita yang secara otomatis terlilit hutang karena jumlah dana yang kita belanjakan jauh lebih besar dari kemampuan kita untuk membayarnya. Hal ini oleh Tuhan disebut sebagai kebodohan!
Seseorang tidak dapat begitu saja jatuh atau terlilit hutang, semua berawal dari keputusan yang salah. Jika kita ingin lebih bertanggung jawab dan mengelola keuangan kita dengan bijak, maka kita harus melakukannya dengan niat dan komitmen untuk melakukannya dengan sungguh-sungguh. Setelah kita membuat komitmen penting tersebut, maka kita perlu sebuah rencana untuk mencapai keuangan yang sehat dan diberkati sebagaimana yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita.
- Kembalikan 10% Kepada Tuhan
- Simpan 10% Untuk Diri Sendiri
- Hiduplah Dengan 80% sisanya
“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5
*courtesy of PelitaHidup.com
Perlu kita sadari bahwa Tuhan memakai uang untuk menguji kita; dalam hal ini untuk menguji apakah kita bertanggung jawab dan bijak dengan keuangan kita atau tidak. Jadi, marilah mulai sekarang kita berkomitmen untuk mengelola keuangan kita dengan lebih bijak dan betanggung jawab. Ke-3 prinsip sederhana di atas, dapat membantu kita mengelola keuangan dengan lebih bijak sehingga dapat membantu mewujudkan mimpi kita untuk memiliki keuangan yang stabil dan sehat.
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika Tuhan melihat komitmen kita untuk mengelola keuangan dengan bijak, maka sepenuh berkat yang sudah Ia sediakan bagi kita akan Ia curahkan pada waktu-Nya. Bersabarlah!
“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:19

Tidak ada komentar:
Posting Komentar